Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Cerita Mesum Srigala Lapar akan Anal dan Puki Lendir 2

 Iklans.com - Bulu-bulu tangannya sempat menyentuh tanganku. Aku langsung merinding. Aku tidak mampu berpikir apa-apa lagi. Otakku langsung tumpul oleh darahku yang sudah dikuasai birahi pula. Kurasakan mata Pak Anggoro tak sedetikpun melepaskan pandangan hausnya dariku. Ada sedikit rasa kikuk pada diriku. Adakah yang salah? Atau semata pandangan penuh kekaguman? Tetapi aku berusaha yakin bahwa yang kedualah penyebabnya. Untuk sore ini aku memang sangat hati-hati dalam menjaga penampilanku. Aku memilih dengan cermat apa-apa saja yang akan kupakai. Bagaimanapun aku adalah seorang perempuan yang selalu merindukan kehormatanku. Setidak-tidaknya mata lelaki yang terpesona akan kecantikanku pasti akan sangat membahagiakanku.


Setelah mandi air panas dengan segala pewangi alami yang biasa kugunakan, aku menyiapkan pakaian, aksesori, parfum yang tepat dan make up. Beberapa pilihan dan model baju, rok dan sepatu kupertimbangkan masak-masak. Aku ingin tampil sebagai wanita yang cantik, penuh percaya diri, sensual dan seksi namun anggun. Terakhir, ada 2 baju yang harus kupilih, modelnya hampir sama. Hanya warnanya yang berbeda, yang satu merah muda, dan yang lainnya ungu tua.
Akhirnya kupilih yang ungu tua. Ini cocok dengan deskripsiku tadi, penuh percaya diri, sensual dan seksi namun anggun. Model ini mirip dengan yang kupakai saat berjalan bersama Rendi. Dengan tali kecil tipis pada bahuku yang akan sangat menawan para lelaki, begitu komentar suamiku saat aku memakai baju ini, kain sutra Thailand yang mahal, membuat lekuk tubuhku membayang dengan sangat lembut. Bagi pria penuh selera, begitu kubayangkan lelaki seperti Pak Anggoro ini, penampilanku akan sangat menyentuh selera birahinya. Aku tersenyum sendiri membayangkan kepuasan yang akan kuraih, demi melihat Pak Anggoro yang bersimpuh memujaku.

Untuk bibirku yang tak perlu diragukan lagi mirip bibir Sarah Ashari ini, kulekatkan lipstick Margo yang membuat kesan wet look hingga seakan bibirku basah dan mencuat siap menerima lumatan bibir lelaki manapun. Aku juga memakai parfum La Roche yang sangat lembut tetapi tak akan pernah terlupakan selama bertahun-tahun oleh siapapun yang sempat menyentuhnya. Mengenai rambutku, aku paling senang melepas urai rambutku. Aku merasa kesan kewanitaanku akan sangat nyata karena rambutku ini. Saat terkena angin, kunikmati geraiannya yang sesekali terbang menutupi mukaku, dan saat tanganku menyibakkannya akan menunjukkan pesona diriku bagi lelaki yang berada di dekatku. Dan sesekali kusibakkan rambut ke belakang dengan leherku, yang merupakan pesona sensual sendiri yang terpancar dari gayaku.
Aku juga memakai sepatu warna ungu tua bertali dengan hak tinggi. Warnanya kebetulan pas dengan warna gaun yang akan kupakai. Ini sesungguhnya sepatu murah. Tetapi aku memang tidak gila merk berkat kesadaran dan pengetahuanku tentang desain yang baik. Kuperoleh sepatu ini dari sebuah boutique kecil di Pondok Indah. Dengan sepatu ini nampak tumitku yang lembut mirip telur ayam kampung dan betisku yang sangat aduhai, begitu kata Indri tetanggaku, istri pelaut yang lesbi dan sangat suka menggigiti betisku ini.

Makanan pesanan Pak Anggoro datang. Pelayan menurunkan makanan tersebut dari meja dorongnya. Kusaksikan surprise Pak Anggoro untukku. Pertama, tiram rebus yang diimpor khusus dari Laut Tengah dengan kaviar ikan sturgeon dari sungai Mekong. Disuguhkan di atas kulit tiram keperakan yang cukup besar. Kedua, salad mangga dengan lemon yang dibubuhi prosciutto atau ham Itali. Kemudian segelas red wine. Pak Anggoro sangat tepat dalam membaca selera makan impianku. Semua makanan itu sangat ideal bagiku yang selalu mempertimbangkan bobot tubuhku. Makanan-makanan pilihannya itu tepat energi dan tidak mengancam kolesterolku. Aku tidak tahu berapa harga untuk semua makanan super mahal itu. Dan untuk Pak Anggoro sendiri, dia hanya minum teh Assam dari India dengan gula batu. Wajib baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia