Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Viral Pengelamanku Jilat dan Ngewe Anus Anggi 2

 Iklans.com - Sore itu sepulang kerja, aku mandi dan untuk menghilangkan kejenuhan aku iseng-iseng nonton film di Sarinah 21, maklum hari itu hari senin biasanya harga tiketnya pahe, lumayan murahlah dari pada hari-hari biasanya dan kebetulan film yang sedang diputar adalah “Virus”, yang walaupun aku sebetulnya nggak berniat nonton film tersebut karena menurutku tidak terlalu bagus, akan tetapi sudah kepalang basah sampai disitu dan mau pulang balik juga malas, akhirnya aku melangkahkan kaki ke loket tempat penjualan tiket dan kubeli tiket masuknya dengan posisi deret tengah paling belakang sendiri tepat dibawah proyektor. Dan memang aku sering memilih tempat itu, sampai film diputar yang menayangkan film ekstra, aku masih duduk seorang diri karena yang nonton film sore itu tidak terlalu banyak sehingga masih banyak kursi yang kosong.


Setelah film ekstra selesai dan beralih ke film utama mulai diputar, tiba-tiba masuk seseorang yang langsung nyelonong duduk dikursi sebelahku tanpa permisi atau ba bi Bu terlebih dulu, langsung duduk dan kulihat dia melirikku dalam suasana gelap itu. Kalau dilihat tampangnya sih biasa-biasanya saja, dan tampangnya kelihatan sangar sekali dalam kegelapan gedung bioskop itu, karena terpampang kumis yang lebat, mata bulat berkilat, ada sedikit cambang dipipinya dan ada jenggot juga didagunya. Karena aku merasa diawasi akhirnya aku membuka diri untuk berbasa-basi saja.

“Sendirian aja, Mas?” tanyaku.

Tapi pertanyaanku tidak dijawabnya dan dia tidak merespon niat baikku untuk berbasa-basi itu, sehingga aku putuskan untuk diam aja daripada aku dicuekin orang mendingan aku juga bersikap cuek juga. Hal seperti ini berjalan kurang lebih sampai sekitar sepuluh menit, lalu tanpa kuduga sebelumnya. Tiba-tiba tangannya nyelonong diatas pahaku, dan kukira itu hanya kebetulan saja tangannya terulur dari sandaran kursi. Untuk selanjutnya tangannya mulai mengelus-elus pahaku dan makin lama makin ke atas sampai akhirnya kupegang tangannya dan sekarang ganti tanganku yang diremas-remasnya dan dipilin-pilin. Aku jadi tanggap dengan apa yang dikehendakinya, maka akupun mulai merespon semua kegiatannya dalam kegelapan gedung bioskop itu.

Kalau tadi tangannya yang mulai menjamah penisku yang sudah mulai menggeliat tegak, sekarang ganti tanganku yang bergerak ke arah selakangannya dan memang aku lebih terampil kalau harus membuka celana untuk mendapatkan isinya, mulai dari kubuka ikat pinggangnya hanya dengan menggunakan sebelah tangan saja kemudian kegesper celananya, kemudian ke arah pegangan retsletingnya yang segera kugesr kebawah sampai mentok, kemudian tanganku kumasukkan kedalan celana dalamnya dan mulai kuraba penisnya yang sudah ngaceng tapi belum begitu keras sampai kukocok-kocok. Kemudian kupelorot celana dalamnya dan celananya dan diapun mengerti akan maksudku sehingga dia agak mengangkat pahanya agar aku bisa lebih mudah melorotkan celananya sampai ke paha.



Setelah itu aku bisa dengan bebas memainkan penisnya yang tegak mengacung itu, dan tidak tinggal diam tangannyapun juga sudah menyelinap ke dalam celana dalamku akan tetapi aku tidak mau memelorotkan celanaku karena aku memang tidak bisa bermain ditempat umum seperti itu walaupun dalam suasana gelap, karena aku selalu menginginkan cumbuan-cumbuan dulu sebelum memulai untuk mencapai kepuasanku, jadi walaupun penisku ngaceng akan tetapi aku tidak konsentrasi dan akupun juga tidak menginginkan untuk mencapai orgasmeku ditempat seperti ini.

Akhirnya hanya aku sendiri yang bertindak aktif untuk mengocok penisnya yang makin lama makin tegang dan berdenyut-denyut sampai akhirnya dia memegang tanganku untuk berhenti sejenak karena mungkin dia sudah ingin mengeluarkan isinya, akhirnya kuhentikan gosokan tanganku pada penisnya untuk beberapa saat dan setelah dia bisa mengontrolnya lagi akupun mulai gesekanku, Lanjut baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia